Home Artikel Simple and Sweet with WMN

Apa sih yang dianggap penting oleh wanita saat memilih pakaian?

Pertanyaan ini sudah pasti akan mengundang jawaban yang beragam, sebab kita akan bicara soal selera. Selera adalah suatu hal yang sangat subjektif, semua orang berbeda-beda. Iya, kan?

Sekarang sudah tahun 2015. Bukan jamannya lagi orang pilih baju yang ‘aman-aman’ saja. Banyak perancang yang berani melakukan tabrak model, warna, ataupun corak. Belum lagi aksesorisnya, terus gaya rambut, lalu cat kuku, pilihan sepatu, sampai model tas yang mau dipakai.

Dii tengah-tengah beragamnya gaya berpakaian tersebut, gaya simpel sepertinya masih tetap menjadi favorit banyak orang. Dari namanya saja sudah jelas, simpel. Siapa yang tidak suka? Simpel bisa dilihat dari model pakaian, warna-warna yang dipilih, cara berdandan, atau cara memadupadankan.

Brand lokal WMN by Silvani Victoria memberikan beberapa pilihan berpakaian gaya simpel, baik model maupun warnanya. Pilhan warna yang digunakan kebanyakan warna-warna netral seperti hitam, putih, atau abu-abu.

Selain warna dan model, jenis bahan tentu saja juga menjadi pertimbangan dalam memilih pakaian. Bahan yang menyerap keringat seperti katun sudah pasti menjadi favorit. Nah, WMN memadukan penggunaan bahan katun dengan jenis bahan lain seperti polyester dan spandex supaya dapat menghasilkan sehelai gaun atau rok yang potongannya pas di badan.

Baju yang potongannya pas di badan? Susah atau mudah sih menemukannya?

Bentuk tubuh wanita macam-macam, yang paling sering menjadi masalah adalah ukuran pinggang dan pinggul yang kadang-kadang tidak proporsional. Bentuk tubuh seperti ini disebut bentuk jam pasir atau hourglass. Susah-susah gampang, lho, menemukan baju yang cocok untuk wanita dengan bentuk tubuh begini. Harus pintar-pintar pilih model, corak, sampai ke aksesorisnya.

Terus, gimana dong menemukan bentuk baju, memilih warna, dan menentukan aksesoris yang cocok? Gampang. Kuncinya adalah paham sama keadaan tubuh sendiri dan percaya diri. Apa maksudnya paham sama keadaan tubuh sendiri? Yaa, artinya ya tahu kelebihan dan kekurangan tubuh kita. Lebih gampangnya lagi, fokus saja sama kelebihan kita. Nggak perlu kerepotan menutupi bagian tubuh yang menurut kita kurang sempurna. Repot amat?

Percaya diri juga nggak kalah penting. Mau secantik atau sekeren apapun kita, ya kalau tidak percaya diri sih percuma. Percaya, deh, nggak PD itu mudah terbaca oleh orang lain dan membuat kita kelihatan jelek.

 WMN1

Model baju seperti gambar di atas bisa digunakan untuk wanita yang kurang percaya diri  dengan ukuran lengannya yang agak besar. Aksesoris tambahan seperti ikat pinggang kecil bisa ditambahkan untuk memberikan kesan melangsingkan. Tambahkan kalung kecil dengan bandul sederhana juga boleh.

Warna-warna yang digunakan pada baju ini bisa dibilang warna-warna aman. Kita bisa menambahkan aksesoris tambahan berwarna terang seperti merah, kuning, atau ungu. Warna-warna ini bisa ‘diwakilkan’ oleh ikat pinggang, tas, atau sepatu kita.

Paduan pakaian dan aksesoris seperti ini bisa digunakan untuk ke kantor atau hanya sekedar hang out bersama teman-teman.

 WMN2

Sedang tidak ingin pakai gaun? Pilihan atasan tanpa lengan dengan corak floral manis juga untuk jalan-jalan. This is what I call simple and sweet. Padu padannya juga gampang banget, bisa pakai celana jeans, celana bahan hitam, atau celana pendek. Jika pakai celana pendek dan ingin dikenakan pada acara santai, bisa pakai sepatu datar (flats) atau sepatu sandal. Baju ini juga bisa dikenakan ke acara formal dengan menambahkan blazer hitam dan sepatu hak tinggi hitam.

WMN3

WMN4

Berpakaian seharusnya menjadi hal yang menyenangkan bagi semua orang. Balik lagi, kuncinya adalah nyaman dan percaya diri. Kita tidak perlu menjadi orang lain hanya untuk gaya-gayaan atau membuktikan sesuatu. Fashion is to express, not to impress.

Kredit foto: Facebook: WMN by Silvani Victoria

Instagram: @wmnbysilvic

Leave a Reply